Selasa, 04 Maret 2008

Mayoritas Umat Islam Tak Paham Al Qur’an

BUKAN rohaniwan, bukan pula guru agama, tapi Prof Dr Ir HM Amin Aziz (72) ’bisa’ menyatakan bahwa sebagian besar umat Islam tidak memahami ayat-ayat Al Qur’an.

“Bahkan, memahami Al-Fatihah pun tidak. Padahal, kekuatannya sangat dahsyat,” tutur Pakar Sosiologi dan Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang menjelang bedah buku The Power of Al-Fatihah karyanya di Jakarta, Minggu 2 Maret 2008.

Dengan memahami Al-Fatihah, umat terbantu dalam memahami Al Qur’an. “Saya melakukan survei di berbagai masjid di Jakarta dan Bogor. Hasilnya, dari 1.500 responden, 70-80 persen umat tidak mengerti dan memahami betul Ayat-ayat yang dibacanya. Mereka cuma menghafal,” bebernya.

Prof Amin mengaku terdorong menulis buku ini, karena prihatin mencermati kondisi kehidupan sosial umat Islam, terutama kualitas iman dan ibadahnya yang relatif kurang memadahi. Konsekuensinya, umat Islam demikian kesulitan menjadi orang mukmin (berakhlak mulia).

Ia mengungkapkan, banyak umat fasih mengucapkan Allahhu Akbar, namun tidak mampu menunjukkan lewat sikap dan perbuatan yang mengagungkan asama Allah. “Saya melihat perlu perubahan total pada cara memahami agama. Ada kesalahan fatal dalam pendidikan agama,” tegas pria kelahiran Lhokseumawe, 17 Desember 1936 ini.

Amin meyakini, dengan memahami Al Qur’an secara benar, cita-cita umat Islam menjadi umat pilihan Allah, meraih kemenangan, damai dan sejahtera serta menjadi rahmat bagi sekalian alam, akan tercapai.

Buku The Power of Al-Fatihah yang disusun Akhmadi Taha ini terdiri delapan bab, membahas Al-Fatihah ayat demi ayat. Tebalnya hampir 700 halaman. Ketika dibedah di Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah, buku ini dijadikan buku wajib oleh rektor perguruan tinggi tersebut.

Prof Amin Aziz selama ini dikenal sebagai penggagas Bank Muamalat. Ia meraih gelar MSc Sosiologi Pedesaan di Uniuversity of the Philillone, Los Banos, Filipina, 1974 dan meraih gelar PhD Ekonomi Pertanian di Iowa State University, Amerika Serikat, 1978 silam. (ant

Tidak ada komentar: